Jumat, 09 November 2012

CARA BUDIDAYA SINGKONG SAMBUNG AOS


Penanaman singkong sambung dengan metode AOS Amino:

 
Setelah sekian lama AOS Farm mengembangkan bibit singkong sambung AOS, dan berdasaarkan pengalaman AOS Farm dan mitra di dalam penanaman singkong sambung, maka ada beberapa hal yang selama ini menjadi masalah di dalam  budidaya singkong sambung.
Masalah- masalah tersebut antara lain:
  1. Sering terjadi serangan jamur akar putih yang menyebabkan umbi busuk
  2. Banyak tanaman bertumbangan (dongkel)
 Dari masalah- masalah tersebut di atas, setelah dipelajari, ternyata penyebabnya antara lain:
1. Umbi busuk karena serangan jamur yang disebabkan antara
     lain:
  • Penggunaan pupuk organik (kotoran kandang) yang belum difermentasi atau fermentasi yang tidak sempurna.
  • Lahan tergenang air.
  • Umbi yang dangkal, sehingga umbi luka karena di makan binatang seperti ayam, bebek maupun tikus.
  • Lahan yang memang sudah tercemar oleh jamur.
2. Banyak tanaman bertumbangan yang disebabkan oleh:
  • Penggunaan bibit sambung batang tua.
  • Terlambat membuka plastik pengikat sambungan, sehingga kulit sambungan tercekik
  • Penanaman yang relatif dangkal, sehingga akar tidak kuat mencengkeram tanah dan umbi nampak di permukaan.
Dari pengalaman- pengalaman tersebut diatas, maka AOS Farm membuat pedoman penanaman singkong sambung AOS terbaru.
Langkah- langkah penanaman singkong sambung AOS:
  1. Pengolahan tanah. Tanah diolah dengan dicangkul atau ditraktor. Traktor dilakukan 2 kali. Untuk tanah yang sudah gembur, traktor cukup dilakukan 1 kali saja.
  2. Pembuatan Guludan. Untuk menghindari genangan air, maka perlu dibuat guludan. Lebar guludan 2 meter yaitu sama dengan jarak antar barisan tanaman. Apabila membuat guludan dengan traktor, maka harus dibantu tenaga manual untuk merapikannya. Untuk lahan yang terletak di daerah rendahan, maka guludan dibuat lebih tinggi.
  3. Pengendalian gulma. Gulma yang tumbuh sebaiknya disemprot dengan menggunakan herbisida yang berbahan aktif glyphosat, yaitu 1 minggu sebelum penanaman. 
  4. Penanaman. AOS Farm mengirimkan bibit ke mitra usaha dalam peti- peti kayu. Setiap peti berisi 250 s/d 350 bibit. Bibit yang baru diterima hendaknya ditempatkan ditempat yang agak teduh. Apabila bibit harus ditempatkan dilapangan, maka peti harus di tutup dengan daun- daunan. Bibit yang diterima bisa langsung ditanam. Sebelum ditanam bibit direndam dahulu dengan pupuk AOS Amino, dengan dosis 1 tutup ( 15 ml) per 4 liter air. Hal ini bertujuan untuk merangsang tumbuhnya akar dan juga membunuh dan menghindari serangan jamur akar putih dan juga jamur- jamur yang merugikan lainnya. Bibit singkong sambng AOS ditanam dengan menancapkan bibit pada titik- titik yang telah ditentukan sesuai dengan jarak tanam. Apabila tanahnya keras, maka perlu dibuat lubang dahulu dengan tugal (kayu yang diruncingkan), baru bibit dimasukkan.
  5. Pemupukan I. Pemupukan dilakukan 1 hari setelah tanam, yaitu dengan pupuk cair Oraganik AOS Amino sebanyak 10 liter per hektar. Cara Aplikasinya yaitu: 200 cc AOS Amino ditambah dengan 5 sendok NPK Ponska dan 5 sendok NPK Mutiara 16.16.16. Larutan ini disemprotkan ataupun dikocorkan ke tanaman. Setiap tanaman akan mendapatkan 150 cc. Dengan menggunakan AOS Amino, maka tidak perlu lagi menggunakan pupuk organik padat yang selama ini dipergunakan pada penanaman singkong sambung.
    ( Mengenai pupuk AOS Amino, silahkan baca khusus pada artikel pupuk AOS Amino di blog ini).
  6. Pemupukan II. Pemupukan ke II dilakukan 60 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan adalah 50 kg urea dan 100 kg NPK ponska. Pupuk dicampur jadi satu dan ditaburkan di sekitar tanaman.
  7. Pengendalian gulma.  Gulma yang tumbuh dipertanaman harus dikendalikan. Di dalam pelaksanaan pengendalian gulma harus diperhatikan jangan sampai tanaman singkong terkena semprot racun rumput.
  8. Pemupukan III. Pemupukan ke III dilaksanakan 165 hari setelah tanam yaitu menggunakan 10 liter AOS Amino per hektar. Pelaksanaannya sama dengan pemupukan ke I.
  9. Pemupukan ke IV. Pemupukan ke IV dilakukan 225 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan yaitu NPK Ponska 100 kg. Pupuk ditabur disekeliling tanaman.
  10. Panen. Panen dilakukan 330 hari setelah tanam( 11 bulan). Untuk mempermudah panen sebaiknya panen menggunakan alat panen yang dibuat khusus untuk panen singkong sambung. dalam hal ini AOS FARM telah merancang dan membuat alat panen, dan mitra usaha dapat menghubungi AOS FARM untuk mendapatkannya.
Alat Panen Singkong sambung.








Dengan langkah- langkah tersebut di atas, diharapkan tanamansingkong sambung akan memberikan hasil yang memuaskan sesuai dengan harapan.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar